Logo

Desa Sungai Raya

Kabupaten Melawi

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

Workshop dan Pelatihan Pelestarian Tikar Senggang

Workshop dan Pelatihan Pelestarian Tikar Senggang

Invalid Date

Ditulis oleh Teresia Hemelka, S.Tr.Keb

Dilihat 35 kali

Workshop dan Pelatihan Pelestarian Tikar Senggang

Sungai Raya, Melawi - Dalam upaya melestarikan warisan budaya lokal sekaligus memperkuat ekonomi kreatif masyarakat, telah dilaksanakan Workshop dan Pelatihan Pelestarian Tikar Senggang di Desa Sungai Raya, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelestarian budaya yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, melalui Dana Indonesiana yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini diikuti oleh para pengrajin tikar senggang, kelompok perempuan, generasi muda, tokoh masyarakat, serta pemerhati budaya yang memiliki komitmen untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah. Workshop dan pelatihan ini menjadi wadah penting untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan menganyam kepada generasi penerus agar tradisi pembuatan tikar senggang tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Tikar senggang merupakan salah satu kerajinan tradisional yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di wilayah Kabupaten Melawi. Selain memiliki fungsi sebagai perlengkapan rumah tangga, tikar senggang juga mengandung nilai budaya, filosofi, serta identitas masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun. Oleh karena itu, pelestarian kerajinan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kekayaan budaya bangsa.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan sejarah dan nilai budaya tikar senggang, teknik pemilihan bahan baku, proses pengolahan bahan, pengembangan motif tradisional. Peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung bersama para narasumber dan pengrajin berpengalaman sehingga mampu memahami seluruh proses pembuatan tikar senggang secara komprehensif.

Kepala Desa Sungai Raya, Teresia Hemelka, S.Tr.Keb, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesiana, dan LPDP yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesiana, dan LPDP yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Pelestarian tikar senggang bukan hanya tentang menjaga sebuah kerajinan tradisional, tetapi juga menjaga identitas budaya masyarakat Sungai Raya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang," ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum kebangkitan kerajinan tradisional desa sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Dengan meningkatnya keterampilan pengrajin dan tumbuhnya minat generasi muda terhadap budaya lokal, tikar senggang diharapkan dapat berkembang menjadi produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Selama kegiatan berlangsung, suasana pelatihan berjalan interaktif dan penuh semangat. Para peserta tidak hanya belajar teknik menganyam, tetapi juga berdiskusi mengenai berbagai tantangan dalam pelestarian budaya lokal serta peluang pengembangan produk kerajinan berbasis kearifan lokal. Kehadiran generasi muda dalam kegiatan ini menjadi harapan baru bagi keberlanjutan tradisi menganyam tikar senggang di masa depan.

Melalui Workshop dan Pelatihan Pelestarian Tikar Senggang ini, diharapkan lahir generasi pengrajin baru yang mampu menjaga keaslian warisan budaya sekaligus menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai lembaga pendukung menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penulis : Admin

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Sungai Raya

Kecamatan Pinoh Utara

Kabupaten Melawi

Provinsi Kalimantan Barat

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia